Mode tampilan
Satu Sehat Riwayat
Sub modul Riwayat digunakan untuk menampilkan riwayat data kesehatan milik pasien yang tercatat di platform Satu Sehat Kemenkes (rekam medis pasien dari fasilitas kesehatan lain).
Overview

Halaman ini berfungsi bagi petugas medis atau dokter untuk melihat riwayat kunjungan, diagnosa, dan tindakan medis pasien yang pernah dilakukan di fasilitas kesehatan lain yang telah terintegrasi dengan Satu Sehat Kemenkes.
Fungsi Utama
- 🔍 Melihat Data Pasien - Menampilkan data rekam medis pasien secara langsung (real-time) dari server Satu Sehat Kemenkes tanpa mengunduh atau menyimpannya ke database lokal.
- 📋 Riwayat Medis Terintegrasi - Menampilkan lini masa (timeline) pengobatan pasien lintas fasilitas kesehatan (faskes).
Penggunaan Data
| Jenis Data | Deskripsi Data |
|---|---|
| Kunjungan (Encounter) | Riwayat kunjungan pasien di faskes lain |
| Kondisi (Condition) | Riwayat diagnosa penyakit (ICD-10) pasien |
| Prosedur (Procedure) | Tindakan medis yang pernah dijalani pasien |
Akses Menu Riwayat
- Buka menu Satu Sehat di sidebar
- Pilih tab Riwayat atau cari langsung dari rekam medis pasien
Cara Melihat Riwayat Pasien
Langkah-langkah:
- Masuk ke halaman Riwayat Satu Sehat atau melalui profil RME Pasien.
- Pastikan NIK Pasien sudah terverifikasi dan memiliki ID FHIR Pasien.
- Klik tombol Tampilkan Data Satu Sehat untuk meminta visualisasi data riwayat kesehatan pasien dari server Kemenkes.
- Sistem akan menampilkan daftar kunjungan, diagnosa, dan tindakan pasien sebelumnya di faskes lain pada panel riwayat.
FAQ
Q: Apakah petugas medis bisa melihat data pasien tanpa persetujuan?
A: Proses menampilkan data medis pasien dari faskes lain tunduk pada aturan privasi Kemenkes dan memerlukan persetujuan/consent pasien di Satu Sehat (melalui aplikasi SatuSehat Mobile atau persetujuan tertulis sesuai regulasi).
Q: Mengapa riwayat pengobatan di faskes tertentu tidak muncul?
A: Hal ini bisa disebabkan karena faskes sebelumnya belum mengunggah (sync) data kunjungan tersebut ke Satu Sehat Kemenkes, atau data kunjungan tersebut masih dalam proses verifikasi.
