Mode tampilan
Data Pasien
Sub modul Data Pasien digunakan untuk mengelola data identitas pasien yang terdaftar di sistem. Modul ini menyimpan informasi lengkap pasien. Data pasien yang dikonfigurasi di sini akan digunakan sebagai referensi untuk pendaftaran, RME, dan integrasi dengan Satu Sehat.
Overview
Data Pasien adalah database pusat yang menyimpan informasi lengkap setiap pasien yang pernah berkunjung ke fasilitas kesehatan. Setiap pasien memiliki Nomor Rekam Medis (RM) unik sebagai identifier utama.
Fungsi Utama
- 👤 Manajemen Pasien - Tambah, edit, hapus data pasien
- 🔍 Pencarian - Cari pasien dengan cepat by nama, RM, NIK, atau BPJS
- 📋 Identitas Lengkap - Kelola data pribadi, alamat, dan kontak
- 📜 Riwayat Kunjungan - Lihat semua kunjungan pasien
- 📋 General Consent - Kelola persetujuan umum pasien
- 🔗 Integrasi Satu Sehat - Sinkronisasi data dengan platform nasional
Penggunaan Data
Data Pasien digunakan oleh:
| Modul | Penggunaan |
|---|---|
| Kunjungan | Referensi data pasien untuk registrasi |
| RME | Membuka rekam medis dan dokumentasi pelayanan |
| Kasir | Identitas pasien untuk pembayaran |
| Farmasi | Data pasien untuk pelayanan resep |
| Lab/Radiologi | Identitas pasien untuk pemeriksaan |
| Laporan | Statistik demografi dan kunjungan pasien |
| Satu Sehat | Data patient untuk integrasi platform nasional |
Pentingnya Data Pasien yang Valid
Data pasien yang valid dan lengkap sangat penting untuk keselamatan pasien dan kelancaran pelayanan. Kesalahan data identitas dapat menyebabkan salah treatment, masalah klaim, dan komplikasi medis lainnya. Selalu verifikasi data pasien dengan teliti.
Akses Menu Data Pasien
Navigasi
- Login dengan akun Pendaftaran atau Administrator
- Klik menu Pendaftaran Rawat Jalan di sidebar
- Pilih submenu Data Pasien
Halaman Data Pasien
Tampilan Utama

Halaman Data Pasien menampilkan daftar lengkap semua pasien yang terdaftar di sistem.
Komponen Halaman:
| Area | Fungsi |
|---|---|
| 🔍 Form Pencarian | Search box untuk cari nama, RM, NIK, atau BPJS |
| ➕ Tombol Tambah | Buka form untuk tambah pasien baru |
| 📋 Tabel Pasien | Daftar semua pasien dengan data lengkap |
| 📜 Riwayat Kunjungan | Ikon untuk melihat riwayat kunjungan pasien |
| 📋 General Consent | Ikon untuk melihat general consent pasien |
| ⋮ Menu Aksi | Aksi edit, hapus, dan lainnya |
Struktur Tabel
| Kolom | Deskripsi |
|---|---|
| No. RM | Nomor Rekam Medis unik pasien |
| Nama Lengkap | Nama lengkap pasien |
| Jenis Kelamin | Laki-laki / Perempuan |
| No. Telepon | Nomor yang dapat dihubungi |
| Kota Kelahiran | Kota kelahiran pasien |
| Tanggal Lahir | Tanggal lahir pasien |
| No. BPJS | Nomor kartu BPJS (jika ada) |
| Riwayat Kunjungan | Ikon 📜 untuk melihat riwayat kunjungan |
| General Consent | Ikon 📋 untuk melihat general consent |
| Aksi | Edit dan Hapus data pasien |
Ikon Tambahan di Kolom Aksi
Selain menu standar (⋮), terdapat dua ikon khusus:
1. Ikon Riwayat Kunjungan 📜

- Fungsi: Menampilkan semua riwayat kunjungan pasien
- Informasi: Tanggal kunjungan, dokter, Poliklinik, Jenis Bayar, Status Bayar, Status Periksa
- Akses: Cepat melihat history pelayanan pasien
2. Ikon General Consent 📋

- Fungsi: Menampilkan form general consent pasien
- Informasi: Persetujuan pelayanan medis, privacy consent
- Status: Sudah/belum menyetujui general consent
Form Pencarian
Cara Menggunakan:
- Ketik nama pasien, no. RM, NIK, atau no. BPJS di search box
- Hasil filter real-time saat mengetik
- Kombinasikan dengan filter untuk hasil yang lebih spesifik
Fitur Pencarian:
- Real-time filtering saat mengetik
- Case-insensitive search
- Multi-parameter search (nama, RM, NIK, BPJS)
Menambah Pasien Baru
Langkah 1: Klik Tombol Tambah
Klik tombol ➕ Tambah di pojok kanan atas halaman.
Langkah 2: Isi Form Data Pasien
Sistem akan menampilkan form tambah pasien:

Data Identitas
| Field | Type | Wajib | Keterangan |
|---|---|---|---|
| No KTP | Text | ✅ | Nomor Induk Kependudukan |
| Nama Lengkap | Text | ✅ | Nama lengkap sesuai KTP |
| Jenis Kelamin | Dropdown | ✅ | Laki-laki / Perempuan |
| Tempat Lahir | Text | ✅ | Kota/kabupaten kelahiran |
| Tanggal Lahir | Date | ✅ | Tanggal lahir |
| Nomor Telepon | Text | ✅ | Nomor Telepon |
| Agama | Modal | ✅ | Pilih dari referensi agama |
| Pekerjaan | Modal | ⚪ | Pekerjaan saat ini |
| Pendidikan | Modal | ⚪ | Tingkat pendidikan terakhir |
| Alamat | Textarea | ✅ | Alamat lengkap |
| RT | Text | ✅ | RT |
| RW | Text | ✅ | RW |
| Provinsi | Modal | ✅ | Pilih dari referensi provinsi |
| Kota/Kabupaten | Modal | ✅ | Auto-filter berdasarkan provinsi |
| Kecamatan | Modal | ✅ | Auto-filter berdasarkan kota/kabupaten |
| Kelurahan | Modal | ✅ | Auto-filter berdasarkan kecamatan |
| Suku/Bangsa | Text | ⚪ | Suku dan bangsa |
| Golongan Darah | Dropdown | ⚪ | A, B, AB, O |
| Status Perkawinan | Dropdown | ⚪ | Menikah, Belum, Janda/Duda |
Referensi Agama
Field agama, pekerjaan, pendidikan, provinsi, kota/kabupaten, kecamatan, dan kelurahan menggunakan sistem referensi. Klik untuk membuka daftar agama yang tersedia dan pilih yang sesuai.

Referensi Wilayah
Sistem menggunakan referensi wilayah otomatis. Pilih provinsi terlebih dahulu, maka kota/kabupaten, kecamatan, dan kelurahan akan otomatis terfilter sesuai hierarki wilayah.

Penanggung Jawab untuk Anak/Lansia
Untuk pasien anak (usia < 18 tahun) atau lansia yang tidak mampu memberikan consent, penanggung jawab wajib diisi. Penanggung jawab berhak memberikan persetujuan atas tindakan medis.
Langkah 3: Simpan Data
- Review semua field sudah terisi dengan benar
- Pastikan data identitas sesuai dengan dokumen resmi
- Verify general consent sudah disetujui
- Klik tombol Submit
- Sistem akan generate Nomor Rekam Medis (RM) otomatis
- Pasien baru akan muncul di tabel
Nomor Rekam Medis Otomatis
Sistem akan otomatis generate Nomor Rekam Medis unik untuk setiap pasien baru.
Mengedit Data Pasien
Langkah 1: Klik Menu Aksi
Klik icon ⋮ (titik tiga vertikal) pada kolom Aksi di baris pasien yang ingin diubah.
Langkah 2: Ubah Data
Form akan muncul dengan data existing:
Perubahan yang Sering Dilakukan:
- Update Kontak - Perubahan alamat, telepon
- Update BPJS/Asuransi - Perubahan nomor kartu
Langkah 3: Simpan Perubahan
Klik tombol Submit untuk menyimpan perubahan.
Melihat Riwayat Kunjungan
Langkah 1: Klik Ikon Riwayat Kunjungan 📜
Klik icon 📜 (riwayat kunjungan) pada kolom Riwayat Kunjungan di baris pasien yang diinginkan.
Langkah 2: Tabel Riwayat Kunjungan

Sistem akan menampilkan modal dengan riwayat lengkap kunjungan pasien:
Informasi yang Ditampilkan:
| Kolom | Deskripsi |
|---|---|
| Tanggal | Tanggal pasien berkunjung |
| Dokter | Dokter yang melayani |
| Poliklinik | Poli atau unit yang dituju |
| Jenis Bayar | Jenis pembayaran |
| Status Bayar | Status pembayaran |
| Status Periksa | Status pembayaran |
Langkah 3: Navigasi Riwayat
- Pencarian: Cari diagnosis atau poli spesifik
- Paginasi: Klik halaman untuk melihat halaman kunjungan
Manfaat Riwayat Kunjungan
Riwayat kunjungan membantu petugas medis untuk:
- Melihat pola kunjungan
- Memahami riwayat kunjungan sebelumnya
General Consent
| Field | Type | Wajib | Keterangan |
|---|---|---|---|
| General Consent | Checkbox/Tanda Tangan | ✅ | Persetujuan pasien untuk pelayanan |
| Privacy Consent | Checkbox/Tanda Tangan | ✅ | Persetujuan penggunaan data medis |
| Tanggal Persetujuan | Date | ✅ | Tanggal penandatanganan consent |
| Nama Penandatangan | Text | ✅ | Nama yang menyetujui (pasien/penanggung jawab) |
Pentingnya General Consent
General Consent adalah persetujuan dasar pasien untuk menerima pelayanan medis. Ini mencakup persetujuan pemeriksaan, diagnosis, dan penggunaan data medis untuk keperluan kesehatan. Pastikan pasien atau penanggung jawab menyetujui sebelum pelayanan dimulai.
Melihat General Consent
Langkah 1: Klik Ikon General Consent 📋
Klik icon 📋 (general consent) pada kolom General Consent di baris pasien yang diinginkan.
Langkah 2: Form General Consent

Sistem akan menampilkan form general consent pasien:
Informasi yang Ditampilkan:
| Field | Deskripsi |
|---|---|
| Persetujuan General Consent | Pertanyaan dan Pilihan Setuju/Tidak Setuju |
| Tanda Tangan | Tanda tangan digital atau scan |
Jenis General Consent
- Persetujuan untuk mematuhi ketentuan pembayaran
- Persetujuan untuk mematuhi hak dan kewajiban pasien
- Persetujuan untuk mematuhi tata tertib fasilitas kesehatan
- dan lainnya
Kewajiban General Consent
General consent wajib diperoleh sebelum memberikan pelayanan medis. Tanpa consent yang valid, fasilitas kesehatan dapat bertanggung jawab secara hukum atas pelanggaran hak pasien.
Menghapus Data Pasien
Langkah 1: Klik Menu Aksi
Klik icon ⋮ pada pasien yang akan dihapus.
Langkah 2: Pilih Hapus
Pilih menu Hapus dari dropdown.
Langkah 3: Konfirmasi Penghapusan
Sistem akan meminta konfirmasi:
Perhatian
Penghapusan data pasien akan menghapus data secara permanen dari sistem. Namun jika pasien pernah melakukan kunjungan, data pasien tidak dapat dihapus.
Best Practices
Input Data Pasien
✅ DO's:
- Verifikasi identitas dengan KTP/KK
- Pastikan NIK dan no. BPJS valid
- Isi data alamat lengkap dan akurat
- Update general consent secara berkala
- Dokumentasikan alergi dan riwayat medis dengan jelas
❌ DON'Ts:
- Mengisi data asal-asalan
- Mengosongkan field penting (NIK, alamat)
- Lupa mendapatkan general consent
- Mengabaikan update data pasien
- Tidak mencantumkan alergi penting
Manajemen General Consent
✅ DO's:
- Dapatkan general consent sebelum pelayanan
- Update consent jika ada perubahan kebijakan
- Arsipkan consent dengan baik
- Jelaskan consent kepada pasien dengan jelas
- Verify penandatangan adalah pasien/penanggung jawab yang sah
❌ DON'Ts:
- Memberikan pelayanan tanpa consent
- Tidak menjelaskan isi consent ke pasien
- Menerima tanda tangan dari pihak yang tidak berwenang
Privasi dan Keamanan Data
✅ DO's:
- Lindungi data pasien sesuai regulasi
- Batasi akses data hanya untuk petugas yang berwenang
- Ikuti regulasi privasi data (UU Perlindungan Data Pribadi)
❌ DON'Ts:
- Share data pasien ke pihak tidak berwenang
- Mengakses data pasien tanpa alasan jelas
- Meninggalkan data pasien terbuka di layar
- Mengabaikan regulasi privasi data
Update dan Maintenance
✅ DO's:
- Update data pasien jika ada perubahan
- Review data pasien secara berkala
- Validasi data dengan pasien setiap kunjungan
- Backup data pasien secara rutin
❌ DON'Ts:
- Mengabaikan perubahan data pasien
- Tidak pernah review akurasi data
- Membiarkan data pasien usang
- Menghapus data tanpa backup
Troubleshooting
Pasien tidak muncul di pencarian
Penyebab:
- Salah ketik kata kunci pencarian
- Pasien belum terdaftar di sistem
- Filter pencarian terlalu spesifik
Solusi:
- Cek kembali kata kunci pencarian
- Coba cari dengan parameter lain (RM, NIK)
NIK sudah terdaftar
Penyebab:
- Pasien sudah terdaftar dengan NIK tersebut
- Kesalahan input NIK
- Satu pasien memiliki dua data berbeda
Solusi:
- Cari pasien berdasarkan NIK untuk cek duplikasi
- Verify NIK yang diinput sesuai dengan KTP
- Jika duplikasi, hapus salah satu dan gunakan data yang benar
General Consent belum disetujui
Penyebab:
- Pasien baru dan belum menyetujui consent
- Data consent belum terinput ke sistem
Solusi:
- Buka form general consent pasien
- Minta pasien/penanggung jawab untuk menyetujui
- Input tanda tangan atau persetujuan
- Save data consent ke sistem
Riwayat kunjungan tidak muncul
Penyebab:
- Pasien belum pernah berkunjung
- Filter tanggal tidak sesuai
Solusi:
- Verify pasien sudah pernah mendaftar kunjungan
- Periksa filter tanggal untuk memastikan periode yang benar
- Check apakah kunjungan ada di sistem
- Hubungi admin jika ada masalah data
Provinsi/Kota tidak muncul
Penyebab:
- Data referensi wilayah belum dimuat
- Koneksi jaringan bermasalah
- Sistem error dalam memuat referensi
Solusi:
- Refresh halaman dan coba kembali
- Check koneksi jaringan
- Clear browser cache
- Hubungi IT support jika masalah berlanjut
Tidak bisa menghapus pasien
Penyebab:
- Pasien memiliki riwayat kunjungan
- Pasien terkait dengan data medis aktif
- Hak akses user tidak mencukupi
Solusi:
- Check dependensi data sebelum hapus
- Verify hak akses user cukup untuk menghapus
- Hubungi administrator jika perlu
FAQ
Q: Apakah satu NIK dapat dimiliki lebih dari satu pasien?
A: Tidak, NIK harus unik untuk setiap pasien. Sistem akan menolak jika NIK sudah terdaftar.
Q: Bagaimana jika pasien lupa membawa KTP?
A: Pasien masih dapat didaftarkan dengan data yang tersedia. Namun NIK harus dilengkapi kemudian untuk keperluan verifikasi dan klaim.
Q: Apakah general consent berlaku selamanya?
A: Tergantung kebijakan fasilitas. Sebaiknya update general consent secara berkala (mis: setiap 1-2 tahun) atau jika ada perubahan kebijakan.
Q: Bagaimana dengan pasien anak (di bawah 18 tahun)?
A: Untuk pasien anak, penanggung jawab wajib diisi. General consent harus ditandatangani oleh orang tua atau wali yang sah.
Q: Apakah data pasien dapat diexport?
A: Ya, Silahkan minta IT untuk melakukan export data pasien. Data pasien dapat diexport untuk backup atau keperluan reporting. Namun hati-hati dengan privasi data pasien saat export.
Q: Bagaimana jika data pasien salah input?
A: Edit data pasien dan perbaiki informasi yang salah. Pastikan untuk mendokumentasikan perubahan untuk audit trail.
Q: Apakah riwayat kunjungan dapat dihapus?
A: Riwayat kunjungan sebaiknya tidak dihapus karena merupakan bagian dari rekam medis pasien. Untuk alasan legalitas dan audit, riwayat harus dipertahankan.
