Skip to content

Faskes

Sub modul Faskes digunakan untuk mengelola profil Fasilitas Kesehatan, konfigurasi integrasi dengan platform Satu Sehat, dan pengaturan instalasi farmasi. Halaman ini terdiri dari 3 modul utama dalam satu halaman: Informasi Faskes, Akun SatuSehat, dan Informasi Instalasi Farmasi.

Overview

Data Faskes adalah informasi profil fasilitas kesehatan yang akan digunakan di seluruh sistem, termasuk pada cetakan surat, laporan, dan integrasi dengan platform eksternal seperti Satu Sehat.

Fungsi Utama

  • 🏥 Profil Faskes - Kelola informasi identitas faskes
  • 🆔 Integrasi Satu Sehat - Konfigurasi koneksi ke platform nasional
  • 💊 Profil Farmasi - Atur data instalasi farmasi
  • 🖼️ Logo Management - Upload logo untuk surat dan laporan
  • 📄 Dokumen - Generate dokumen dengan branding faskes
  • 🔗 Konektivitas - Integrasi dengan sistem eksternal

Penggunaan Data

Data Faskes digunakan oleh:

ModulPenggunaan
Cetak Surat - Header dengan logo dan info faskes
LaporanBranding laporan dengan nama dan alamat faskes
Satu SehatData organization untuk integrasi
FarmasiInfo instalasi pada resep dan label obat
BillingNama faskes pada kwitansi dan invoice
LegalData untuk keperluan legal dan dokumentasi

Pentingnya Data Faskes yang Valid

Data Faskes yang valid dan lengkap sangat penting untuk dokumen legal, integrasi Satu Sehat, dan branding profesional. Pastikan semua informasi yang diisi adalah data yang valid dan sesuai dengan izin operasional faskes.

Akses Menu Faskes

  1. Login dengan akun Administrator
  2. Klik menu Master Data di sidebar
  3. Pilih submenu Faskes

Halaman Faskes

Halaman Faskes menampilkan 4 modul konfigurasi dalam satu halaman dengan tab atau section terpisah:

Komponen Halaman:

ModulFungsi
📋 Informasi FaskesProfil dan identitas faskes
🔐 Akun Satu SehatKonfigurasi integrasi Satu Sehat
💊 Info Instalasi FarmasiProfil instalasi farmasi
⚙️ Konfigurasi SistemPengaturan integrasi dan layanan

Modul 1: Informasi Faskes

Tampilan Informasi Faskes

Modul ini digunakan untuk mengelola data profil fasilitas kesehatan.

Informasi Faskes

Field Informasi Faskes

Identitas Faskes

FieldTypeWajibKeterangan
Nama FaskesTextNama resmi fasilitas kesehatan
Kode FaskesTextKode Faskes dari Kemenkes
Jenis FaskesDropdownFKTP, FKTL
Tanggal Mulai OperasionalDateTanggal Faskes Mulai operasional
EmailTextEmail resmi faskes
No TelponTextNomor telepon faskes
WebsiteTextWebsite faskes
AlamatTextAlamat lengkap faskes
KotaTextKota atau kabupaten

Logo Faskes

FieldTypeWajibKeterangan
LogoFile UploadLogo faskes (PNG/JPG, max 2MB)
Format yang disarankan--PNG dengan background transparan, min 500x500 px

Tips Upload Logo

Untuk hasil terbaik:

  • Gunakan format PNG dengan background transparan
  • Resolusi minimal 500x500 pixel
  • Pastikan logo terlihat jelas saat dicetak
  • Hindari logo yang terlalu rumit dengan detail kecil
  • File size maksimal 2MB

Menyimpan Informasi Faskes

Langkah 1: Isi Semua Field

  1. Isi data identitas faskes dengan lengkap
  2. Isi alamat lengkap faskes
  3. Isi informasi kontak yang dapat dihubungi
  4. Upload logo faskes

Langkah 2: Review Data

Pastikan semua data sudah terisi dengan benar:

  • ✅ Nama faskes sesuai dengan izin operasional
  • ✅ Alamat lengkap dan akurat
  • ✅ Nomor telepon dan email aktif
  • ✅ Logo sudah di-upload

Langkah 3: Simpan Data

Klik tombol Simpan untuk menyimpan data faskes.

Dampak Perubahan Data

Perubahan data faskes akan langsung berlaku di seluruh sistem. Pastikan untuk memeriksa ulang semua data sebelum menyimpan, terutama yang berkaitan dengan legal dan dokumen resmi.


Modul 2: Akun Satu Sehat

Tampilan Akun Satu Sehat

Modul ini digunakan untuk konfigurasi integrasi dengan platform Satu Sehat Kemenkes.

Akun Satu Sehat

Tentang Satu Sehat

Satu Sehat adalah platform digital nasional yang dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan RI untuk integrasi data pelayanan kesehatan. Integrasi ini memungkinkan:

  • Pertukaran data rekam medis antar faskes
  • Akses riwayat medis pasien secara nasional
  • Pengiriman data encounter secara real-time
  • Standarisasi data medis nasional

Kewajiban Integrasi

Sesuai regulasi Kemenkes, integrasi dengan Satu Sehat adalah kewajiban bagi fasilitas kesehatan di Indonesia. Pastikan kredensial yang digunakan adalah kredensial resmi dari Kemenkes.

Field Konfigurasi Satu Sehat

Kredensial Autentikasi

FieldTypeWajibKeterangan
Organization IDTextID Organisasi dari Satu Sehat
Client IDTextClient ID untuk autentikasi OAuth2
Client SecretPasswordClient Secret untuk autentikasi OAuth2

Konfigurasi Environment

FieldTypeWajibKeterangan
ModeDropdownDevelopment / Production

Mengkonfigurasi Integrasi

Langkah 1: Pilih Mode

Pilih mode yang sesuai:

Development:

  • Untuk testing dan development
  • Menggunakan sandbox environment
  • Data tidak dikirim ke production

Production:

  • Untuk penggunaan live
  • Menggunakan production environment
  • Hati-hati: Data akan dikirim ke server Kemenkes

Perhatian Mode Production

Mode Production akan mengirim data langsung ke server Kemenkes RI. Pastikan semua validasi dan testing sudah dilakukan dengan benar sebelum menggunakan mode ini. Data yang sudah dikirim tidak dapat dihapus.

Langkah 2: Isi Kredensial

  1. Masukkan Organization ID dari portal Satu Sehat
  2. Masukkan Client ID yang sudah dibuat
  3. Masukkan Client Secret (akan disembunyikan untuk keamanan)
  4. Pilih mode yang diinginkan

Langkah 3: Simpan Konfigurasi

  1. Klik tombol Simpan
  2. Konfigurasi tersimpan dan integrasi aktif

Troubleshooting Integrasi Satu Sehat

Koneksi gagal saat test

Penyebab:

  • Organization ID salah
  • Client ID atau Client Secret salah
  • Mode tidak sesuai dengan environment
  • Jaringan internet terputus

Solusi:

  1. Verify Organization ID dari portal Satu Sehat
  2. Copy-paste ulang Client ID dan Secret
  3. Pastikan mode sesuai (Development/Production)
  4. Check koneksi internet
Data tidak terkirim ke Satu Sehat

Penyebab:

  • Integrasi belum di-save
  • Error saat pengiriman data

Solusi:

  1. Pastikan konfigurasi sudah di-save
  2. Check log error di sistem
  3. Coba test kembali
Organization ID tidak valid

Penyebab:

  • Faskes belum terdaftar di portal Satu Sehat
  • ID yang dimasukkan salah

Solusi:

  1. Daftarkan faskes di portal Satu Sehat
  2. Tunggu verifikasi dari Kemenkes
  3. Gunakan Organization ID yang resmi dari portal

Best Practices Integrasi Satu Sehat

DO's:

  • Gunakan mode Development untuk testing awal
  • Test koneksi sebelum save konfigurasi
  • Monitor log pengiriman data secara berkala
  • Backup kredensial dengan aman
  • Update kredensial jika ada perubahan dari Kemenkes

DON'Ts:

  • Langsung gunakan mode Production tanpa testing
  • Bagikan Client Secret ke orang yang tidak berwenang
  • Abaikan error saat pengiriman data
  • Lupa test koneksi setelah konfigurasi

Modul 3: Informasi Instalasi Farmasi

Tampilan Informasi Instalasi Farmasi

Modul ini digunakan untuk mengelola data instalasi farmasi di faskes.

Informasi Instalasi Farmasi

Field Informasi Instalasi Farmasi

Identitas Instalasi

FieldTypeWajibKeterangan
Nama InstalasiTextNama instalasi farmasi
SIUPTextNomor SIUP
Tukar FakturDateMenggunakan Metode Tukar Faktur atau tidak
AlamatTextAlamat Farmasi/Apotek
KotaTextKota Farmasi/Apotek
No TeleponTextNomor Telepon yang dapat dihubungi
Approve PermintaanTextPetugas yang bertugas memberikan persetujuan Permintaan
Approve PemesananTextPetugas yang bertugas memberikan persetujuan Pemesanan
Metode Manajemen StokTextMetode FIFO atau FEFO
Penentuan Harga JualTextHarga Jual berdasarkan margin atau sesuai batch penerimaan

Logo Instalasi

FieldTypeWajibKeterangan
LogoFile UploadLogo instalasi farmasi
Format yang disarankan--PNG/JPG, max 2MB

Menambahkan Instalasi Farmasi

Langkah 1: Isi Data Instalasi

  1. Masukkan nama instalasi farmasi
  2. Lengkapi informasi

Langkah 2: Upload Logo (Opsional)

Jika instalasi farmasi memiliki logo berbeda dengan faskes:

  1. Klik tombol upload logo
  2. Pilih file logo (PNG/JPG, max 2MB)
  3. Tunggu upload selesai
  4. Preview logo akan muncul

Langkah 3: Simpan Data

Klik tombol Simpan untuk menyimpan data instalasi farmasi.


Modul 4: Konfigurasi Sistem

Tampilan Konfigurasi Sistem

Modul ini digunakan untuk mengelola berbagai konfigurasi sistem yang berkaitan dengan integrasi platform eksternal, pengaturan harga, penanggung jawab layanan, dan pengaturan layanan yang tersedia di faskes.

Bagian Konfigurasi Sistem terletak di bagian bawah form Informasi Faskes.

Konfigurasi Sistem

Field Konfigurasi Sistem

Integrasi Platform Eksternal

FieldTypeWajibKeterangan
Integrasi PcareCheckboxAktifkan integrasi dengan platform Pcare BPJS
Integrasi Antrian Online BPJSCheckboxAktifkan integrasi Antrian Online BPJS
Integrasi I-CareCheckboxAktifkan integrasi dengan platform I-Care

Tentang Integrasi Platform

Pcare - Platform BPJS untuk pencatatan pelayanan primer FKTP Antrian Online BPJS - Sistem antrian terintegrasi BPJS I-Care - Platform integrasi data pelayanan rujukan

Pengaturan Keuangan

FieldTypeWajibKeterangan
Nilai PPNNumberPersentase PPN untuk perhitungan harga (contoh: 11)

Sumber Harga Layanan

FieldTypeWajibKeterangan
Sumber Harga TindakanDropdownTentukan sumber harga tindakan medis
Sumber Harga LabDropdownTentukan sumber harga pemeriksaan laboratorium
Sumber Harga RadiologiDropdownTentukan sumber harga pemeriksaan radiologi

Sumber Harga

Sumber harga dapat berupa:

  • Harga Default - Menggunakan harga bawaan sistem
  • Harga Custom - Menggunakan harga yang ditetapkan faskes
  • Referensi Eksternal - Mengacu pada harga tarif referensi

Penanggung Jawab Layanan

FieldTypeWajibKeterangan
PJ. LaboratoriumDropdown/SearchPilih dokter penanggung jawab layanan laboratorium
PJ RadiologiDropdown/SearchPilih dokter penanggung jawab layanan radiologi

Layanan yang Tersedia

FieldTypeWajibKeterangan
Layanan Rawat InapCheckboxAktifkan jika faskes menyediakan layanan rawat inap
Layanan Gawat DaruratCheckboxAktifkan jika faskes menyediakan layanan UGD/IGD
Layanan PersalinanCheckboxAktifkan jika faskes menyediakan layanan persalinan

Pengaturan Layanan

Mengaktifkan layanan akan:

  • Menampilkan menu terkait di sistem
  • Mengaktifkan fitur-fitur spesifik layanan
  • Mengatur workflow sesuai layanan yang aktif

Mengkonfigurasi Sistem

Langkah 1: Aktifkan Integrasi Platform

Pilih integrasi yang diperlukan dengan mencentang checkbox:

Integrasi Pcare:

  • Centang jika faskes terdaftar sebagai FKTP BPJS
  • Diperlukan untuk klaim pelayanan primer
  • Memerlukan kredensial Pcare yang terdaftar

Integrasi Antrian Online BPJS:

  • Centang untuk mengaktifkan sistem antrian BPJS
  • Pasien bisa booking antrian melalui aplikasi Mobile JKN
  • Memerlukan konfigurasi tambahan di menu Antrian

Integrasi I-Care:

  • Centang untuk integrasi data rujukan
  • Memudahkan akses data rujukan dari faskes lain
  • Memerlukan kredensial I-Care

Pentingnya Konfigurasi Integrasi

Pastikan kredensial dan izin integrasi sudah disetujui oleh masing-masing platform sebelum mengaktifkan integrasi. Integrasi yang tidak lengkap dapat menyebabkan error pada sistem.

Langkah 2: Atur PPN

  1. Masukkan nilai PPN dalam bentuk persentase (contoh: 11 untuk 11%)
  2. Nilai ini akan digunakan untuk perhitungan harga jual
  3. PPN akan ditambahkan ke harga dasar item

Langkah 3: Tentukan Sumber Harga

Untuk setiap jenis layanan, pilih sumber harga:

  1. Sumber Harga Tindakan

    • Pilih dari dropdown sesuai kebijakan faskes
    • Opsi: Default, Custom, atau Referensi
  2. Sumber Harga Lab

    • Tentukan sumber harga laboratorium
    • Sesuaikan dengan tarif yang berlaku
  3. Sumber Harga Radiologi

    • Tentukan sumber harga radiologi
    • Sesuaikan dengan tarif yang berlaku

Konsistensi Harga

Pastikan sumber harga konsisten di seluruh sistem. Perubahan sumber harga akan mempengaruhi perhitungan billing dan klaim.

Langkah 4: Pilih Penanggung Jawab

  1. PJ. Laboratorium

    • Klik dropdown atau search field
    • Pilih dokter penanggung jawab dari daftar dokter
    • Pastikan dokter sudah terdaftar di master data dokter
  2. PJ Radiologi

    • Klik dropdown atau search field
    • Pilih dokter penanggung jawab dari daftar dokter
    • Pastikan dokter sudah terdaftar di master data dokter

Peran Penanggung Jawab

Penanggung jawab akan:

  • Ditampilkan di hasil pemeriksaan
  • Menandatangani laporan medis digital
  • Menjadi rujukan untuk konsultasi kasus
  • Bertanggung jawab atas kualitas pelayanan

Langkah 5: Aktifkan Layanan

Centang layanan yang tersedia di faskes:

Rawat Inap:

  • Akan mengaktifkan module rawat inap
  • Menampilkan bed management
  • Mengaktifkan tarif kamar dan layanan inap

Gawat Darurat (UGD/IGD):

  • Akan mengaktifkan module UGD
  • Mengatur triage system
  • Mengaktifkan workflow emergency

Persalinan:

  • Akan mengaktifkan module persalinan
  • Menampilkan partograph
  • Mengaktifkan layanan ANC/PNC

Dampak Pengaturan Layanan

Mengaktifkan atau menonaktifkan layanan akan:

  • Menambah/menghapus menu terkait
  • Mengubah workflow sistem
  • Mempengaruhi hak akses user
  • Memerlukan konfigurasi tambahan pada module terkait

Langkah 6: Simpan Konfigurasi

Klik tombol Simpan untuk menyimpan semua konfigurasi sistem.

Troubleshooting Konfigurasi Sistem

Integrasi tidak berfungsi setelah diaktifkan

Penyebab:

  • Kredensial belum dikonfigurasi
  • Koneksi ke platform eksternal terputus
  • Izin integrasi belum disetujui
  • Konfigurasi tambahan belum dilakukan

Solusi:

  1. Pastikan kredensial sudah diisi dengan benar
  2. Test koneksi ke platform eksternal
  3. Verify status persetujuan di portal masing-masing platform
  4. Cek konfigurasi di menu terkait (misal: menu Antrian untuk Antrian Online BPJS)
Harga tidak sesuai setelah mengganti sumber harga

Penyebab:

  • Sumber harga belum dikonfigurasi
  • Cache harga belum di-refresh
  • Override harga per item belum diperbarui

Solusi:

  1. Pastikan master harga untuk sumber yang dipilih sudah lengkap
  2. Refresh cache harga di system
  3. Review item yang menggunakan harga override
Dokter PJ tidak muncul di dropdown

Penyebab:

  • Dokter belum terdaftar di master data dokter
  • Spesialisasi dokter tidak sesuai
  • Status dokter tidak aktif

Solusi:

  1. Tambahkan dokter di master data dokter terlebih dahulu
  2. Pastikan spesialisasi sesuai (Lab/Radiologi)
  3. Pastikan status dokter aktif
Menu layanan tidak muncul setelah diaktifkan

Penyebab:

  • User belum diberikan hak akses
  • Konfigurasi belum di-save
  • System cache belum di-refresh

Solusi:

  1. Berikan hak akses ke user yang membutuhkan
  2. Pastikan konfigurasi sudah di-save
  3. Logout dan login kembali untuk refresh cache
  4. Contact administrator jika masalah persist

Best Practices Konfigurasi Sistem

Integrasi Platform

DO's:

  • Test integrasi di development environment terlebih dahulu
  • Gunakan kredensial resmi dari masing-masing platform
  • Monitor log integrasi secara berkala
  • Update kredensial jika ada perubahan
  • Dokumentasikan semua konfigurasi integrasi

DON'Ts:

  • Aktifkan integrasi tanpa kredensial yang valid
  • Abaikan error log integrasi
  • Lupa test koneksi setelah konfigurasi
  • Gunakan kredensial pribadi untuk integrasi sistem

Pengaturan Harga

DO's:

  • Review sumber harga secara berkala
  • Sesuaikan dengan regulasi yang berlaku
  • Dokumentasikan perubahan harga
  • Test perhitungan harga setelah konfigurasi
  • Backup master harga sebelum perubahan besar

DON'Ts:

  • Ubah sumber harga tanpa perencanaan
  • Lupa update harga sesuai regulasi terbaru
  • Abaikan dampak ke billing yang sudah terbit
  • Gunakan sumber harga yang tidak konsisten

Penanggung Jawab Layanan

DO's:

  • Pilih dokter dengan kompetensi yang sesuai
  • Update PJ jika ada pergantian dokter
  • Pastikan dokter PJ mengetahui penugasannya
  • Dokumentasikan riwayat pergantian PJ

DON'Ts:

  • Biarkan field PJ kosong untuk layanan yang aktif
  • Pilih PJ yang tidak sesuai spesialisasinya
  • Lupa update PJ setelah pergantian dokter
  • Tidak memiliki prosedur approval untuk pergantian PJ

Pengaturan Layanan

DO's:

  • Hanya aktifkan layanan yang benar-benar tersedia
  • Nonaktifkan layanan yang tidak digunakan
  • Konfigurasi module terkait sebelum mengaktifkan
  • Train user untuk layanan baru yang diaktifkan

DON'Ts:

  • Aktifkan semua layanan tanpa perencanaan
  • Biarkan layanan tidak aktif padahal tersedia
  • Aktifkan layanan tanpa konfigurasi yang lengkap
  • Nonaktifkan layanan yang sedang digunakan pasien

FAQ

Q: Apakah bisa mengubah sumber harga setelah transaksi terjadi?

A: Bisa, tetapi perubahan hanya berlaku untuk transaksi baru. Transaksi yang sudah terbentuk akan menggunakan harga saat transaksi dibuat.


Q: Berapa banyak integrasi platform yang bisa diaktifkan?

A: Semua integrasi bisa diaktifkan simultaneously, asalkan kredensial dan konfigurasi untuk masing-masing integrasi sudah lengkap.


Q: Apa yang terjadi jika PPN diubah?

A: Perubahan PPN akan berlaku untuk transaksi baru. Pastikan untuk mematuhi regulasi perpajakan yang berlaku saat mengubah nilai PPN.


Q: Apakah harus mengisi semua penanggung jawab layanan?

A: Sangat disarankan, terutama jika layanan tersebut diaktifkan. PJ diperlukan untuk validasi dokumen dan legalitas pelayanan.


Q: Bagaimana jika integrasi yang diaktifkan error?

A: Sistem akan terus berjalan, tetapi data tidak akan terkirim ke platform terkait. Check log error dan hubungi support untuk troubleshooting.


Q: Apakah bisa mengaktifkan layanan secara bertahap?

A: Ya, bisa. Aktifkan layanan sesuai dengan kesiapan operasional dan konfigurasi yang sudah dilakukan.


Q: Berapa sering harus review konfigurasi sistem?

A: Disarankan review minimal 3 bulan sekali, atau saat ada perubahan regulasi/kebijakan di faskes.


Tips dan Best Practices

Keamanan Data

DO's:

  • Gunakan password yang kuat untuk Client Secret
  • Jangan bagikan kredensial Satu Sehat ke sembarang orang
  • Ganti Client Secret jika diduga bocor
  • Batasi akses ke konfigurasi Faskes hanya untuk admin
  • Log semua perubahan data faskes

DON'Ts:

  • Share Client Secret via chat/email yang tidak aman
  • Gunakan password yang lemah
  • Biarkan user biasa akses konfigurasi faskes
  • Tidak memiliki audit trail perubahan

Kelengkapan Data

DO's:

  • Isi semua field dengan data yang valid
  • Update data jika ada perubahan
  • Gunakan alamat dan kontak yang aktif
  • Upload logo dengan kualitas baik
  • Pastikan data sesuai dengan dokumen legal

DON'Ts:

  • Biarkan field penting kosong
  • Menggunakan data dummy/tidak valid
  • Lupa update setelah perubahan
  • Menggunakan logo berkualitas rendah
  • Mengisi data tidak sesuai dokumen resmi

Integrasi Satu Sehat

DO's:

  • Test dengan mode Development terlebih dahulu
  • Verifikasi kredensial sebelum save
  • Monitor log pengiriman data
  • Report error segera ke Kemenkes
  • Update kredensial secara berkala

DON'Ts:

  • Langsung ke mode Production tanpa test
  • Abaikan error log
  • Tidak memahami data yang dikirim
  • Lupa monitor koneksi
  • Menggunakan kredensial kedaluwarsa

FAQ

Q: Apakah data faskes bisa diubah setelah disimpan?

A: Ya, bisa. Edit data yang perlu diubah dan klik Simpan. Perubahan akan langsung berlaku di seluruh sistem.


Q: Berapa banyak instalasi farmasi yang bisa ditambahkan?

A: Tidak ada batasan. Tambahkan sesuai dengan jumlah instalasi farmasi yang ada di faskes Anda.


Q: Apa yang terjadi jika koneksi Satu Sehat putus?

A: Sistem akan terus berjalan namun data tidak akan terkirim ke Satu Sehat sampai koneksi pulih. Check log error untuk detail masalah.


Q: Bagaimana jika Client Secret Satu Sehat bocor?

A: Segera generate Client Secret baru dari portal Satu Sehat dan update konfigurasi di sistem. Laporkan insiden ke tim security.


Q: Apakah harus menggunakan logo?

A: Sangat disarankan. Logo akan muncul di semua surat dan laporan, memberikan kesan profesional dan branding yang baik.


Q: Bagaimana cara tahu jika integrasi Satu Sehat berhasil?

A: Cek status koneksi yang menunjukkan "Terhubung" dan lihat log sync yang menampilkan data yang berhasil dikirim.


Q: Apakah perbedaan Development dan Production mode?

A: Development untuk testing dengan data dummy, Production untuk penggunaan live dengan data real pasien ke server Kemenkes.


Q: Berapa sering harus test koneksi Satu Sehat?

A: Disarankan test koneksi minimal seminggu sekali untuk memastikan integrasi berjalan normal.