Skip to content

Pemeriksaan Laboratorium โ€‹

Sub modul Pemeriksaan Laboratorium digunakan untuk mengelola daftar pemeriksaan laboratorium yang tersedia di sistem, termasuk pengaturan tarif, kategori, dan specimen. Data pemeriksaan lab yang dikonfigurasi di sini akan digunakan oleh modul pendaftaran, laboratorium, kasir, dan laporan.

Overview โ€‹

Pemeriksaan laboratorium adalah tes diagnostik yang dilakukan pada specimen (contoh: darah, urin, dll) untuk membantu diagnosis dan monitoring kondisi kesehatan pasien. Setiap pemeriksaan memiliki kode, nama, kategori, specimen, dan tarif yang dapat bervariasi sesuai jenis pembayaran.

Fungsi Utama โ€‹

  • ๐Ÿ“‹ Manajemen Pemeriksaan - Tambah, edit data pemeriksaan lab
  • ๐Ÿ” Pencarian - Cari pemeriksaan dengan cepat by nama
  • ๐Ÿ’ฐ Multi-Tarif - Atur tarif berbeda untuk setiap jenis pembayaran
  • ๐Ÿท๏ธ Kategorisasi - Group pemeriksaan berdasarkan kategori
  • ๐Ÿงช Manajemen Specimen - Tentukan specimen yang diperlukan
  • ๐Ÿ”— Terminologi - Integrasi dengan standar terminologi medis
  • ๐Ÿ“Š Integrasi - Terintegrasi dengan modul lab dan kasir

Penggunaan Data โ€‹

Data Pemeriksaan Laboratorium digunakan oleh:

ModulPenggunaan
LaboratoriumInput hasil pemeriksaan dan cetak hasil
KasirPerhitungan billing berdasarkan tarif pemeriksaan
LaporanLaporan pendapatan per kategori pemeriksaan
Satu SehatIntegrasi data diagnostic report ke platform nasional

Pentingnya Konfigurasi Specimen

Konfigurasi specimen yang tepat sangat penting untuk memastikan petugas lab mengetahui jenis sample yang diperlukan. Pastikan specimen sudah di-set dengan benar sebelum pemeriksaan digunakan dalam transaksi.

Akses Menu Pemeriksaan Laboratorium โ€‹

  1. Login dengan akun Administrator atau Petugas Lab yang berwenang
  2. Klik menu Master Data di sidebar
  3. Pilih submenu Pemeriksaan Laboratorium

Halaman Pemeriksaan Laboratorium โ€‹

Tampilan Utama โ€‹

Daftar Pemeriksaan Laboratorium

Halaman Pemeriksaan Laboratorium menampilkan daftar lengkap semua pemeriksaan lab yang tersedia di sistem.

Komponen Halaman:

AreaFungsi
๐Ÿ” Form PencarianSearch box untuk cari nama pemeriksaan
โž• Tombol TambahBuka form untuk tambah pemeriksaan baru
๐Ÿ“‹ Tabel PemeriksaanDaftar semua pemeriksaan dengan tarif
โ‹ฎ Menu AksiAksi edit per pemeriksaan

Struktur Tabel โ€‹

KolomDeskripsi
Nama PemeriksaanNama lengkap pemeriksaan laboratorium
SpecimenJenis specimen yang diperlukan
Komponen PemeriksaanKomponen pemeriksaan laboratorium
Jenis PembayaranKolom tarif untuk setiap jenis pembayaran
AksiMenu aksi (edit)

Form Pencarian โ€‹

Cara Menggunakan:

  1. Ketik nama pemeriksaan di search box
  2. Hasil filter real-time saat mengetik
  3. Kosongkan untuk menampilkan semua pemeriksaan

Fitur Pencarian:

  • Real-time filtering saat mengetik
  • Case-insensitive search
  • Cari berdasarkan nama pemeriksaan
  • Tidak mempengaruhi data, hanya filter tampilan

Menambah Pemeriksaan Laboratorium Baru โ€‹

Langkah 1: Klik Tombol Tambah โ€‹

Klik tombol โž• Tambah di pojok kanan atas halaman.

Langkah 2: Isi Form Pemeriksaan โ€‹

Sistem akan menampilkan modal/dialog form:

Form Pemeriksaan Laboratorium

Field Form โ€‹

FieldTypeWajibKeterangan
NamaTextโœ…Nama lengkap pemeriksaan laboratorium
KategoriDropdownโœ…Pilih kategori pemeriksaan
SpecimenModal Windowโœ…Pilih jenis specimen yang diperlukan
StatusDropdownโœ…Aktif / Tidak Aktif
TerminologiDropdownโœ…Pilih standar terminologi
KodeTextโšชAuto-isi dari terminologi
DeskripsiTextareaโšชAuto-isi dari terminologi

Auto-fill Terminologi

Saat Anda memilih Terminologi, field Kode dan Deskripsi akan otomatis terisi sesuai standar terminologi yang dipilih. Ini memastikan konsistensi dengan standar medis nasional.

Langkah 3: Pilih Kategori โ€‹

Klik pada field Kategori untuk membuka modal kategori:

Kategori Pemeriksaan

Pilih kategori yang sesuai untuk pemeriksaan:

Contoh Kategori Pemeriksaan:

  • Hematologi Lengkap - CBC, Hemoglobin, Hematokrit, dll
  • Kimia Klinik - Gula Darah, Kolesterol, Asam Urat, dll
  • Urinalisis - Pemeriksaan urin lengkap
  • Imunologi/Serologi - Tes antibodi, antigen, dll
  • Microbiologi - Kultur dan sensitivitas
  • Hormon - Tes hormon tertentu
  • Coagulation - Tes pembekuan darah
  • ** dll**

Langkah 4: Pilih Specimen โ€‹

Pilih specimen yang diperlukan dari dropdown:

Referensi Specimen

Jenis Specimen yang Tersedia:

  • Darah - Darah vena, darah kapiler, darah arteri
  • Urin - Urin random, urin 24 jam, urin pagi
  • Feses - Sample tinja
  • Sputum - Dahak
  • Swab - Swab tenggorokan, swab hidung, swab luka
  • Cairan Tubuh - CSF, pleural fluid, ascites, dll
  • Jaringan - Biopsi jaringan
  • Lainnya - Specimen khusus lainnya

Pentingnya Specimen

Pemilihan specimen yang tepat sangat penting untuk keakuratan hasil pemeriksaan. Pastikan specimen sesuai dengan jenis pemeriksaan yang akan dilakukan.

Langkah 5: Simpan Data โ€‹

  1. Review semua field sudah terisi dengan benar
  2. Klik tombol Submit
  3. Pemeriksaan baru akan muncul di tabel

Komponen Pemeriksaan โ€‹

Komponen pemeriksaan adalah bagian detail dari sebuah pemeriksaan laboratorium yang menunjukkan parameter apa saja yang diukur. Contoh: Pemeriksaan "Hematologi Lengkap" memiliki komponen seperti Hemoglobin, Leukosit, Trombosit, dll.

Mengelola Komponen Pemeriksaan โ€‹

Untuk menambah atau mengelola komponen pemeriksaan:

  1. Buat atau edit pemeriksaan yang ingin ditambahkan komponennya
  2. Klik tombol Kelola Data Komponen Pemeriksaan
  3. Modal komponen pemeriksaan akan muncul:

Kelola Data Komponen Pemeriksaan

Struktur Modal Komponen โ€‹

Komponen Modal:

AreaFungsi
๐Ÿ“‹ Daftar KomponenDaftar semua komponen yang sudah ditambahkan
โž• Tambah KomponenTambah komponen baru ke pemeriksaan
โœ๏ธ Edit KomponenUbah data komponen yang sudah ada
๐Ÿ” PencarianCari komponen yang tersedia

Menambahkan Komponen โ€‹

Langkah 1: Cari Komponen

Gunakan fitur pencarian untuk mencari komponen yang ingin ditambahkan:

  • Ketik nama komponen di kolom pencarian
  • Hasil akan muncul secara real-time

Langkah 2: Pilih Komponen

Klik pada komponen yang diinginkan dari daftar hasil pencarian.

Contoh Komponen:

  • Hematologi: Hemoglobin (Hb), Hematokrit (Ht), Leukosit, Eritrosit, Trombosit
  • Kimia Klinik: Gula Darah Puasa, Gula Darah Sewaktu, Kolesterol Total, HDL, LDL, Trigliserida, Asam Urat, Ureum, Kreatinin
  • Lainnya: Lainnya (untuk komponen custom)

Langkah 3: Atur Parameter Komponen

Untuk setiap komponen yang ditambahkan, dapat diatur:

  • Nama Komponen - Nama parameter yang diukur
  • Satuan - Unit pengukuran (mis: mg/dL, g/dL, U/L, dll)
  • Nilai Normal - Referensi nilai normal (pria/wanita/anak)
  • Metode - Metode pemeriksaan yang digunakan

Langkah 4: Simpan Komponen

Klik Submit untuk menyimpan komponen ke pemeriksaan.

Mengedit Komponen โ€‹

  1. Klik pada komponen yang ingin diubah
  2. Ubah parameter yang diperlukan
  3. Klik Submit untuk menyimpan perubahan

Pentingnya Komponen Pemeriksaan

Komponen pemeriksaan sangat penting untuk:

  • Menentukan parameter apa saja yang akan ditampilkan di hasil pemeriksaan
  • Mengatur nilai normal untuk interpretasi hasil
  • Mengintegrasikan hasil ke Satu Sehat dengan struktur yang benar

Pastikan komponen diatur dengan lengkap dan akurat sesuai standar laboratorium.

Tips Mengelola Komponen โ€‹

โœ… DO's:

  • Tambahkan semua komponen relevan untuk setiap pemeriksaan
  • Gunakan nama dan satuan yang sesuai standar medis nasional
  • Atur nilai normal yang spesifik (jenis kelamin, umur)
  • Konsultasi dengan dokter spesialis patologi klinik
  • Review secara berkala sesuai update ilmu kedokteran

โŒ DON'Ts:

  • Lupa menambahkan komponen penting
  • Menggunakan satuan yang tidak standar
  • Mengabaikan perbedaan nilai normal berdasarkan demografi
  • Mengubah komponen yang sudah digunakan dalam transaksi

Mengatur Tarif Pemeriksaan โ€‹

Setiap pemeriksaan dapat memiliki tarif berbeda untuk setiap jenis pembayaran yang tersedia di sistem.

Cara Mengatur Tarif โ€‹

Langkah 1: Temukan Pemeriksaan

Cari pemeriksaan di tabel yang akan diatur tarifnya.

Langkah 2: Isi Tarif

  1. Klik pada kolom Jenis Pembayaran yang sesuai
  2. Masukkan nilai tarif
  3. Klik kolom lain atau tekan Enter untuk menyimpan

Langkah 3: Tarif Tersimpan

Auto-save

Tarif otomatis tersimpan saat Anda pindah ke kolom lain atau tekan Enter. Tidak perlu menekan tombol submit untuk menyimpan tarif.

Jenis Pembayaran โ€‹

Tarif dapat diatur untuk berbagai jenis pembayaran:

Jenis PembayaranContoh
UmumPasien bayar pribadi
BPJSPasien JKN/BPJS Kesehatan
AsuransiPasien asuransi swasta
PerusahaanPasien perusahaan
InternalKaryawan internal

Tips Mengatur Tarif โ€‹

โœ… DO's:

  • Konsultasi dengan bagian keuangan sebelum set tarif
  • Pastikan tarif sesuai dengan rate card fasilitas kesehatan
  • Review tarif berkala sesuai kebijakan
  • Dokumentasikan perubahan tarif
  • Pertimbangkan biaya reagen dan alat laboratorium

โŒ DON'Ts:

  • Mengubah tarif tanpa koordinasi keuangan
  • Lupa mengisi tarif untuk jenis pembayaran aktif
  • Mengubah tarif pemeriksaan yang sudah ditagih
  • Mengabaikan biaya operasional laboratorium

Mengedit Pemeriksaan โ€‹

Langkah 1: Klik Menu Aksi โ€‹

Klik icon โ‹ฎ (titik tiga vertikal) pada kolom Aksi di baris pemeriksaan yang ingin diubah.

Langkah 2: Ubah Data โ€‹

Form yang sama seperti saat tambah akan muncul dengan data existing:

  1. Edit field yang perlu diubah
  2. Ubah kategori jika perlu
  3. Ubah specimen jika perlu
  4. Ubah status jika perlu
  5. Pilih terminologi berbeda jika perlu

Langkah 3: Simpan Perubahan โ€‹

Klik tombol Submit untuk menyimpan perubahan.

Langkah 4: Data Ter-update โ€‹

Data di tabel akan ter-update secara real-time.

Dampak Perubahan

Perubahan data pemeriksaan akan langsung berlaku untuk transaksi baru. Pastikan untuk menginformasikan perubahan ke tim laboratorium dan kasir.

Mengubah Status Pemeriksaan โ€‹

Menonaktifkan Pemeriksaan โ€‹

Jika pemeriksaan tidak lagi dilakukan sementara:

  1. Edit pemeriksaan
  2. Ubah Status menjadi "Tidak Aktif"
  3. Submit

Pemeriksaan tidak akan muncul di operasional tapi data tetap tersimpan.

Mengaktifkan Kembali โ€‹

  1. Edit pemeriksaan
  2. Ubah Status menjadi "Aktif"
  3. Submit

Pemeriksaan akan kembali muncul di pilihan.

Best Practices โ€‹

Penamaan Pemeriksaan โ€‹

โœ… DO's:

  • Gunakan nama yang jelas dan sesuai standar medis
  • Konsisten dengan nomenklatur laboratorium nasional
  • Contoh: "Hemoglobin (Hb)", "Gula Darah Puasa (GDP)", "Kolesterol Total"
  • Sertakan singkatan umum dalam kurung jika perlu

โŒ DON'Ts:

  • Nama terlalu panjang: "Pemeriksaan Kadar Gula Darah Setelah Puasa 8 Jam"
  • Singkatan tidak jelas: "GD", "CHOL", "HB"
  • Inkonsisten: "Gula Darah" vs "Glucose Darah"
  • Nama yang tidak sesuai standar medis

Pengaturan Kategori โ€‹

โœ… DO's:

  • Group pemeriksaan yang sejenis
  • Buat kategori yang meaningful untuk laporan
  • Konsultasi dengan dokter spesialis patologi klinik
  • Gunakan kategori yang sesuai dengan standar laboratorium

โŒ DON'Ts:

  • Semua pemeriksaan dalam satu kategori "Umum"
  • Kategori terlalu spesifik (satu item per kategori)
  • Kategori tidak relevan dengan pemeriksaan
  • Mengubah kategori secara sembarangan

Pemilihan Specimen โ€‹

โœ… DO's:

  • Pilih specimen yang tepat untuk setiap pemeriksaan
  • Konsultasi dengan teknologi medis laboratorium
  • Pertimbangkan prosedur pengambilan specimen
  • Dokumentasikan persyaratan specimen (mis: puasa, waktu pengambilan)

โŒ DON'Ts:

  • Mengabaikan jenis specimen yang diperlukan
  • Salah pilih specimen (mis: urin untuk pemeriksaan darah)
  • Lupa persyaratan khusus specimen

Penentuan Tarif โ€‹

โœ… DO's:

  • Gunakan metode perhitungan tarif yang konsisten
  • Pertimbangkan biaya reagen + alat + tenaga kerja
  • Review tarif berkala (minimal tahunan)
  • Dokumentasikan dasar penetapan tarif
  • Sesuaikan dengan harga pasar dan kompetitor

โŒ DON'Ts:

  • Mengambil tarif sembarangan tanpa perhitungan
  • Lupa update tarif sesuai inflasi
  • Tarif berbeda untuk pemeriksaan yang sama
  • Mengabaikan biaya operasional laboratorium

Troubleshooting โ€‹

Pemeriksaan baru tidak muncul di pendaftaran

Penyebab:

  • Pemeriksaan belum di-save dengan benar
  • Status pemeriksaan "Tidak Aktif"
  • Cache browser belum refresh

Solusi:

  1. Verify pemeriksaan tersimpan di tabel master
  2. Check status pemeriksaan adalah "Aktif"
  3. Refresh halaman pendaftaran (Ctrl+F5)
  4. Logout dan login kembali
Tarif tidak tersimpan saat diisi

Penyebab:

  • Tidak klik kolom lain/Enter setelah isi
  • Koneksi lokal terputus
  • Browser issue

Solusi:

  1. Pastikan klik kolom lain atau tekan Enter
  2. Check koneksi lokal
  3. Refresh halaman dan coba lagi
  4. Clear browser cache
Kode pemeriksaan tidak auto-isi dari terminologi

Penyebab:

  • Terminologi belum dipilih
  • Data terminologi tidak lengkap
  • Bug system

Solusi:

  1. Pilih terminologi dari dropdown
  2. Check apakah data terminologi valid
  3. Isi manual jika terminologi tidak tersedia
  4. Report ke IT support jika tetap error
Specimen tidak tersedia di dropdown

Penyebab:

  • Specimen belum ditambahkan di master specimen
  • Specimen dinonaktifkan

Solusi:

  1. Cek master data Specimen
  2. Tambahkan specimen baru jika belum ada
  3. Aktifkan kembali specimen yang dinonaktifkan

FAQ โ€‹

Q: Apakah bisa mengubah pemeriksaan yang sudah digunakan dalam transaksi?

A: Ya, bisa. Namun perubahan hanya berlaku untuk transaksi baru. Data historis tetap menggunakan data pemeriksaan saat transaksi dilakukan.


Q: Berapa banyak jenis pembayaran yang bisa di-set tarifnya?

A: Tidak ada batasan. Sesuaikan dengan jenis pembayaran yang digunakan di fasilitas kesehatan Anda.


Q: Apakah tarif bisa berbeda antar pasien untuk pemeriksaan yang sama?

A: Tidak, tarif per pemeriksaan per jenis pembayaran adalah uniform. Gunakan diskon atau penyesuaian di kasir untuk kasus khusus.


Q: Apa yang terjadi jika tarif dikosongkan?

A: Pemeriksaan tetap bisa digunakan, tapi akan muncul warning saat billing di kasir dan harus diisi manual.


Q: Apakah bisa menduplikasi pemeriksaan?

A: Tidak ada fitur duplikasi langsung. Buat pemeriksaan baru dan salin data manual jika diperlukan.


Q: Bagaimana cara menambah jenis specimen baru?

A: Jenis specimen diatur di modul Master Data > Specimen, bukan di sini.


Q: Apakah satu pemeriksaan bisa menggunakan multiple specimen?

A: Tergantung konfigurasi sistem. Umumnya satu pemeriksaan menggunakan satu specimen utama. Untuk pemeriksaan yang membutuhkan multiple specimen, buat sebagai paket pemeriksaan.


Q: Apakah perubahan tarif memerlukan persetujuan?

A: Tidak ada persetujuan system, namun sebaiknya ada SOP internal persetujuan dari manajemen/keuangan.